Minggu, 15 Januari 2012

rangkuman asam, basa dan garam


ASAM, BASA DAN GARAM
1. Asam

Asam adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan (H+). Asam akan terionisasi menjadi ion hidrogen dan ion sisa asam yang bermuatan negatif. Beberapa asam yang dikenal :

No
Nama Asam
Terdapat dalam
1
Asam Asetat
Larutan cuka
2
Asam Askorbat
Jeruk, tomat, sayuran.
3
Asam Sitrat
Jeruk
4
Asam Borat
Larutan pencuci mata
5
Asam Karbonat
Minuman berkarbonasi
6
Asam Klorida
Asam lambung, obat tetes mata.
7
Asam Nitrat
Pupuk, peledak (TNT)
8
Asam Fosfat
Deterjen, pupuk.
9
Asam Sulfat
Batrai mobil, pupuk.
10
Asam Tatrat
Anggur
11
Asam Malat
Apel
12
Asam Formiat
Sengatan lebah
13
Asam Laktat
Keju
14
Asam Benzoat
Bahan pengawet makanan

2. Basa

Basa adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksida (OH-). Ion hidroksida terbentuk karena senyawa hidroksida dapat mengikat satu elektron pada saat dimasukan ke dalam air. Basa dapat menetralisir asam (OH+) sehingga dihasilkan air H2O. Sabun merupakan salah satu zat yang bersifat basa. Beberapa basa ynag dikenal :

No
Nama basa
Terdapat dalam
1
Aluminium hidroksida
Deodoran, antasid.
2
Kalsium hidroksida
Mortar dan plester
3
Magnesium hidroksida
Obat urus-urus, antasid
4
Natrium hidroksida
Bahan sabun

Perbedaan sifat asam dan basa yaitu :

No
Asam
Basa
1
Senyawa asam bersifat korosif
Senyawa basa bersifat merusak kulit (kaustik) .
2
Sebagian besar reaksi dengan logam menghasilkan H2
Terasa licin di tangan, seperti sabun.
3
Senyawa asam memiliki rasa asam
Senyawa basa terasa pahit.
4
Dapat mengubah warna zat yang dimiliki oleh zat lain ( dapat dijadikan indikator asam atau basa).
Dapat mengubah warna zat lain. (warna yang dihasilkan berbeda dengan asam ).
5
Menghasilkan ion H+ dalam air
Menghasilkan ion OH- dalam air.

3. Garam

Garam adalah senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa. Terdapat beberapa contoh beberapa contoh garam, antara lain : NaCl, CaCl2ZnSo4, NaNO2. Reaksi antara asam dan basa dinamakan reaksi netralisasi. Sebagai contoh asam klorida bereaksi dengan natrium hidroksida (soda api) akan membentuk garam dapur dan air. Jika dengan menggunakan proses penguapan, maka air akan menguap dan tersisa endapan garam dapur saja.
HCL + NaOH        menjadi          NaCl + H2O

Reaksi kimia yang dapat menghasilkan garam, antara lain : 
 Asam + Basa menghasilkan garam + Air. 
 Basa + Oksida Asam menghasilkan Garam + Air.
 Asam + Oksida Basa menghasilkan Garam + Air
  • Oksida Asam + Oksida Basa menghasilkan Garam
  • ·         Logam + Asam menghasilkan Garam + H2

No
Nama garam
Rumus
Nama dagang
Manfaat
1
Natrium klorida
NaCl
Garam dapur
Penambah rasa makan
2
Natrium bikarbonat
NaHCO3
Baking soda
Pengembang kue
3
Kalsium karbonat
CaCO3
Kalsit
Cat tembok dan bahan karet
4
Kalium nitrat
KNO3
Saltpeter
Pupuk, bahan peledak
5
Kalium karbonat
K2CO3
Potash
Sabun dan kaca
6
Natrium fosfat
NA3PO4
TSP
Deterjen
7
Amonium klorida
NH4Cl
salmiak
Baterai kering

Ilmu pengetahuan alam, Teguh sugiyarto, 2008. 

Sabtu, 14 Januari 2012

proposal pembuatan zeolit sintetik


PROPOSAL PENELITIAN
PEMBUATAN ZEOLIT SINTETIK


Disusun oleh:
Siti Murtopingah
1209703037



JURUSAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2011


A. JUDUL PROGRAM
“Pembuatan Zeolit Sintetik”
B. LATAR BELAKANG
Zeolit merupakan suatu aluminosilikat dengan struktur terbuka yang tersusun atas jaringan tiga dimensi dari tetrahedral Si04 dan Al04 yang tiap ujungnya saling berbagi satu sarna lain. Sifat-sifat zeolit yang unik merupakan daya tarik tersendiri dalarn penerapan industri. Sisi asam yang potensial, permukaan yang sangat spesifik, dan dimensi pori yang terdefmisi dengan baik merupakan aspek-aspek yang sesuai untuk material katalis yang selektif Sementara itu, sebagian besar literatur dalarn bidang katalisis mengacu pada zeolit sebagai material yang sangat bermanfaat atau aplikatif. Zeolit memiliki potensial sebagai komponen reaktor membran dimana tetjadi kombinasi· kontinu antara proses pemisahan dan proses katalitik
Topologi dari kerangka zeolit memiliki peran yang sangat penting dalarn industri dan ilmu pengetahuan, hal ini ditunjukkan melalui penggunaannnya sebagai katalis dalarn industri minyak bumi dan sintesis bahan-bahan kimia. Aplikasinya dalarn katalisis lingkungan juga sangat menjanjikan. Selain itu, material zeolit mewakili model yang sempurna bagi sistem katalitik untuk berbagai reaksi katalitik yang penting. Arsitektur dan ukuran lorong dari zeolit juga merupakan aspek yang sangat penting dalarn katalis berbasis zeolit.

makalah profil usaha


MAKALAH
PROFIL WIRAUSAHA



Oleh:
Siti Murtopingah
Yuni Karlina

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
2011


KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Dengan rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Profil Wirausaha”. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Sejrah Peradaban Islam.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk perbaikan penulisan selanjutnya. Mudah-mudahan makalah ini bermanfaat bagi kita semua. Amiin….
                                                                                                            Bandung, November 2011

                                                                                                                        Penulis


DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengembangan Wawasan Jenis Bidang Usaha
2.2 Rintisan Usaha Wirausaha Baru
2.3 Perdagangan Besar
2.4 Penggolongan Grosir
2.5 Fungsi-Fungsi Pedagang Besar
2.6 Pedagang Eceran
2.7 Pedagang Kaki Lima
BAB III KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Di antara makhluk hidup yang di ciptakan Tuhan Yang Maha Esa, manusia merupakan makhluk yang paling sempurna. Manusia membutuhkan pekerjaan agar memperoleh penghasilan untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Di antara manusia tersebut ada beberapa orang yang mendapat kesempatan dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri bahkan dapat membuka lapangan kerja untuk orang lain.
Dalam rangka pemerataan hasil-hasil pembangunan perlu lebih di tingkatkan dan diperluas usaha-usaha untuk memperbaiki penghasilan kelompok masyarakat yang mempunyai mata pencaharian rendah, seperti buruh tani, pedagang kecil, petani menggarap yang tidak memiliki lahan peternak kecil, nelayan, ataupun pengrajin.
Pengusaha golongan ekonomi lemah termasuk pengusaha informal dan tradisional perlu ditingkatkan dan dibina untuk meningkatkan kemampuan usaha dan pemasaran dalam rangka mengembangkan kewirausahaan, antara lain melalui pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan, dengan mengikut sertakan pengusaha besar dan menengah.
Dan kini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui penyediaan yang memadai untuk berbagai kemudahan dan bantuan seperti, kredit dan permodalan, tempat berusaha bimbingan teknologi cepat, dsb. Olehkarena itu, kini para masyarakat hanya saja perlu pengembangan usahanya, bagaimana cara pengelolaan barang-barang yang akan dibuat menjadi produk jual dan produknya itu dapat menarik hati konsumen.

laporan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi wenner


METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS KONFIGURASI WENNER
Siti Murtopingah, Siti Nurhasanah, Tresna Purnamadewi, Ridwan Andrianto, Sandi Sudrajat
1209703037, 1209703038, 1209703040, 1209703020, 1209703035
Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Asisten : fran permana (2087006573 )
Tanggal Praktikum : 18-10-2011

Abstark


Bumi ini terdiri dari berbagai macam lapisan, lapisan itu pula terdiri dari berbagai macam batuan, mineral, dan tanah. Setiap bahan memiliki sifat listrik yang berbeda-beda. Karakteristik terhadap sifat listrik inilah yang digunakan dalam survey bawah permukaan geolistrik. Untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan dapat digunakan metode geolistrik. Salah satu metode dari geolistrik adalah metode tahanan jenis. Dengan mengetahui nilai tahanan jenis (resistivitas) di bawah permukaan maka dapat ditentukan banyaknya lapisan penyusun dan jenis material penyusun.Metode resistivitas yang digunakan adalah konfigurasi Wenner. Arus diinjeksikan ke permukaan bawah bumi kemudian diukur nilai beda potensial listrik dan arus listrik. Sehingga dapat diperoleh nilai resistivitas di bawah permukaan. Didapatkan bahwa semakin dalam permukaan maka semakin kecil nilai resitivitasnya dan semakin renggang jarak antar elektroda maka semakin dalam permukaan yang dapat diukur resistivitasnya. Digunakan software RES2DINV untuk melakukan inversi data.

Kata Kunci : Konfigurasi Wenner, RES2DINV, Resistivitas

Jumat, 13 Januari 2012

pembuatan keramik berbahan zeolit


PEMBUATAN KERAMIK BERBAHAN ZEOLIT

Diajukan untuk tugas UTS mata kuliah kewirausahaan dalam ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)




Siti Murtopingah
1209703037


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
2011


PEMBUATAN KERAMIK BERBAHAN ZEOLIT

Zeolit (Zeinlithos) atau berarti juga batuan mendidih, di dalam riset-riset kimiawan telah lama menjadi pusat perhatian. Setiap tahunnya, berbagai jurnal penelitian di seluruh dunia, selalu memuat pemanfaatan zeolit untuk berbagai aplikasi, terutama yang diarahkan pada aspek peningkatan efektivitas dan efisiensi proses industri dan pencemaran lingkungan[1].
Zeolit umumnya didefinisikan sebagai kristal alumina silika yang berstruktur tiga dimensi, yang terbentuk dari tetrahedral alumina dan silika dengan rongga-rongga di dalam yang berisi ion-ion logam, biasanya alkali atau alkali tanah dan molekul air yang dapat bergerak bebas. Secara empiris, rumus molekul zeolit adalah Mx/n.(AlO2)x.(SiO2)y.xH2O. Struktur zeolit sejauh ini diketahui bermacam-macam, tetapi secara garis besar strukturnya terbentuk dari unit bangun primer, berupa tetrahedral yang kemudian menjadi unit bangun sekunder polihedral dan membentuk polihendra dan akhirnya unit struktur zeolit[1].